JAMBI - Merespon seruan Presiden Prabowo Subianto untuk memerangi sampah dan menjaga kebersihan lingkungan, Kapolda Jambi Inspektur Jenderal Krisno H Siregar, Jumat pagi (6/2), mengerahkan ribuan personelnya melaksanakan korve (corvee) di berbagai lokasi yang patut dibersihkan.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ yang digadang-gadang bakal menjadi ikon wisata budaya dan wisata religi di Kota Jambi.
Bersama Wakapolda Jambi yang baru Brigadir Jenderal Benny Ali dan sejumlah pejabat utama bawahannya, Krisno terlihat bersemangat dan turut menyingsingkan lengan baju membersihkan sampah dedaunan, ranting dan dahan kayu yang menyemaki pekarangan dua rumah adat daerah Jambi sekitar lokasi.

Kapolda Krisno menegaskan bahwa gerakan kebersihan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia yang memerintahkan seluruh unsur pemerintah daerah, kementerian, TNI, dan Polri untuk peduli dan serius menjaga kebersihan lingkungan.
Krisno menyebutkan, lokasi korve yang disasar Jumat itu memiliki nilai strategis dan merupakan ruang publik kebanggaan dan terbilang saban hari didatangi masyarakat di Kota Jambi.
“Ini bukan untuk pencitraan. Ini adalah motivasi membangun semangat kebersamaan untuk peduli dan disiplin soal kebersihan lingkungan. Tidak ada rutinitas yang berhasil tanpa disiplin, ” beber Krisno.

Kabid Humas Polda Jambi Komisaris Besar Erlan Munaji menambahkan, pelaksanaan korve di eks arena MTQ Jumat itu melibatkan sekitar seribu personel dari berbagai satuan kerja di Polda Jambi. Dan dibantu sejumlah personel dari instansi pemerintah daerah terkait.
Erlan menyebutkan, korve secara serentak dilaksanakan para personel Polri di sepuluh wilayah kepolisian resort di wilayah hukum Polda Jambi.
|
Baca juga:
Polisi Bekuk Pengedar Sabu di Kota Jambi
|
Seperti dilakoni Kapolresta Jambi Komisaris Besar Boy Sutan Binanga Siregar, misalnya. Ia dan ratusan personel melaksanakan korve di ruang terbuka hijau (RTH) Putri Pinang Masak, dekat bantaran Sungai Batanghari, di jantung Kota Jambi. (IS/hum)

Updates.